Kamis, 04 Juli 2013

Sejarah dan Asal Usul Kain Sarung


Kita tahu bahwa pada awal kejayaan Islam, produksi tekstil sangatlah melonjak dan menjadi komoditi industri pertama. Kain sarung adalah salah satu produk bahan tekstil yang tetap tak lekang ditelan zaman hingga hari ini. Yaman kemudian disebut-sebut yang pertama kali membudayakan sarung. Di sana, sarung dikenal dengan sebutan futah.
Sementara, dalam terminologi bahasa Arab, sarung disebut dengan nama izaar dan marak berkembang di seluruh benua di dunia, termasuk Indonesia. Penggunaa sarung pun mulai meluas, bukan hanya pada persoalan ibadah semata. Pesta pernikahan dan tradisi adat lainnya kerap juga menggunakan sarung.
Di Indonesia, sarung sudah menjadi busana kehormatan dan standar kesopanan. Ini terbukti saat warga Indonesia, khususnya kaum muslimin, mengenakan sarung pada saat beribadah menghadap Tuhan. Bahkan, ada juga yang memakai sarung sebagai bentuk perlawanan pada maraknya budaya barat yang mengepung.

Macam Macam Manfaat Kain Sarung

Manfaat Lain
Selain sebagai pakaian resmi, sarung ternyata mempunyai fungsi-fungsi yang terdengar guyon, tetapi memang terjadi di tengah masyarakat. Fungsi-fungsi tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pengganti selimut

Biasanya, ini dilakukan warga kampung. Jika mereka melakukan ronda atau aktivitas keluar malam lainnya, mereka akan menggunakan sarung sebagai selimut. Bahkan, terkadang dipakai juga untuk tidur.

2. Kamar pas darurat saat hendak berganti baju

Biasanya, jika tak ada penghalang khusus di sebuah ruangan, sarung kerap kali bermanfaat sebagai pakaian darurat untuk berganti baju atau celana.

3. Topeng ala ninja khas anak

Ini yang biasa dilakukan anak-anak jika mereka melakukan permainan aksi ninja-ninjaan. Sarung dipakaikan di kepala seperti halnya mukena dan menyisakan dua mata saja. Bahkan, ini juga berlaku bagi maling-maling di kampung.

4. Alat senjata terakhir jika kepepet

Sarung pun kerap kali dijadikan senjata jika sudah dalam kondisi terdesak. Bagi yang mahir memainkannya, sarung ternyata mampu menangkis serangan atas senjata tajam musuh seperti yang dilakukan jagoan betawi si Pitung.

5. Pengganti tas pakaian

Ini biasanya dilakukan jika kepepet, misalnya hendak kabur atau dalam kondisi chaos, misalnya kebakaran dan kebanjiran. Sarung bisa membungkus apa saja. Bahkan, televisi pun bisa masuk. Caranya, sarung digelar, lalu masukkan barang-barang Anda. Lalu, ikat ujung-ujung sarung secara bersilangan.

6. Ayunan bagi balita

Ini jelas masih berlaku di pedesaan. Sarung kerap kali dijadikan ayunan tempat tidur si buah hati. Bahkan, masih juga ditemukan puskesmas yang menggunakan kain sarung sebagai dudukan saat bayi hendak ditimbang.
Nah, banyak bukan manfaat rahasia di balik kisah sarung yang identik dengan santri ini? Anda mungkin tahu lebih banyak lagi fungsi apa saja selain yang di atas. Intinya, selalu saja ada manfaat lain pada benda yang kadang kita tidak ketahui, dll.


Contoh :

Tips Memilih dan Merawat Kain Sarung





Biasanya menjelang hari besar agama Islam, Anda akan menemukan begitu banyak sekali sarung dijual. Baik di dalam toko-toko pakaian, toko busana muslim, di mall-mall maupun di pasar tradisional.

Hari Raya serasa tidak lengkap tanpa membeli kain sarung. Karena selalin kaum lelaki yang mengenakan, sebagian kaum perempuannya juga tetap ada yang masih memakai sarung untuk pelengkap kain sholat. Sehingga sarung tetap akan menjadi pelengkap busana yang banyak diburu pada momen-momen tertentu.
Karena begitu banyak sarung yang ditawarkan, maka ada baiknya Anda perlu berhati-hati dalam memilih dan membelinya. Agar tidak merasa kecewa nantinya. Berikut adalah tips dalam memilih kain sarung yang bagus :
  • Jangan terpaku pada merek sarung. Meski terlihat bagus dengan kemasan yang apik dan nampak mewah, namun Anda tetap perlu meneliti bagian dalamnya. Kain sarung yang terbagus mutunya biasanya tidak memiliki sambungan jahitan. Artinya ketika ditenun atau diproduksi, diameter sarung sudah disesuaikan dalam satu bulatan utuh, tanpa sambungan jahitan. Harga sarung jenis ini sudah barang tentu lebih mahal.

  • Sementara kain sarung KW II meski tetap memiliki sambungan jahitan, Anda harus perhatikan bahwa sambungannya tidak terletak pada tepian kain. Pada tepian kain biasanya sering ditemukan nomer register produksi kain, dan tanggal dibuatnya. Sehingga mesti sarung tersebut cukup bagus, namun jadi rusak keindahannya bila ditemukan cetakan pabrik yang seperti demikian.

  • Perhatikan kerapatan benang. Ada sarung yang meski memiliki corak dan motif sangat menarik namun benangnya sangat longgar dan jarang. Tips untuk memilih yang baik, coba Anda terawang sarung tersebut ke arah lampu. Maka akan terlihat kerapatan benangnya. Kain yang baik, kerapatan benang cukup padat, tidak jarang dan berkumpul rapih.
Dan selanjutnya adalah tips dalam merawat kain sarung.
  1. Meski sebagian orang senang menggunakan sarung yang baru untuk keperluan Hari Raya misalnya, ada baiknya Anda mencucinya lebih dahulu.
  2. Kain sarung memiliki berbagai mutu. Ada yang mudah luntur dan ada yang tahan luntur. Maka untuk mengantisipasinya, sarung yang akan dicuci pertama kali sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian-pakaian Anda lainnya. Sehingga bila ternyata sarung yang Anda beli mudah luntur, maka tidak saling mengotori dengan pakaian lainnya.
  3. Untuk sarung yang terbuat dari tenunan songket atau kain batik halus, sebaiknya dijemur di tempat teduh. Dan tidak terpapar langsung dengan sinar matahari, agar tidak cepat memudarkan corak dan motif dari songket serta batik tersebut.
  4. Ketika menyetrika kain sarung, gunakan panas setrika yang sedang. Sehingga tidak meninggalkan bekas pada sarung Anda. Dan membuat sarung Anda terlipat rapih dalam lipatan yang merata karena panas setrika tadi.
Nah! Mari, budayakan memakai kain sarung.

Rabu, 03 Juli 2013

Koleksi FOTO













Kain Sarung Murah

Penjual atau Grosir Sarung Murah online banyak bertebaran di internet menawarkan berbagai merk sarung terkenal dengan berbagai corak, harga dan warna.  Ada yang memang secara offline-nya memiliki toko sendiri tapi sebagian besar dari website grosir sarung murah ini adalah reseller.
tentunya customer yang berpengalaman seperti ANDA sudah memahami bahwa membeli sarung dari distributor akan jauh lebih menguntungkan dari pada membeli dari reseller, karena distributor adalah perpanjangan tangan dari pabrik jadi mengambil barang dari distributor akan mendapatkan harga yang lebih murah hampir sama dengan anda membeli langsung dari pabriknya.
Toko Bang Dayat ( Grosir Sarung Murah dan Berkualitas ) 
bertempat di JL. Pengantin Ali No.4  RT. 17  RW. 06 , Ciracas - Jakarta Timur. Para pelanggan kami mengenal toko kami ini sebagai toko yang menjual sarung murah yang kualitasnya sangat terjamin.
Kelebihannya lagi,,Anda juga bisa membeli barang secara satuan dari toko kami.